
Rabu (18/12/2024) – Dalam upaya meningkatkan kualitas infrastruktur desa, Pemerintah Kabupaten Sleman Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan (DPMK) Kabupaten Sleman melakukan kunjungan kerja ke Dinas PMD Kabupaten Bogor pada hari ini. Rombongan yang terdiri dari 13 orang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas PMK Kabupaten Sleman, Bapak Samsul Bakri, S.IP, M.M.
Kunjungan kerja ini bertujuan untuk mempelajari lebih lanjut mengenai pengelolaan bantuan keuangan infrastruktur desa di Kabupaten Bogor. Dalam paparannya, Kepala Bidang Sarana Prasarana Kewilayahan dan Ekonomi Desa Kabupaten Bogor, Ibu Mira Dewi Sitanggang, S.E., M.M., menjelaskan bahwa pedoman pelaksanaan bantuan keuangan infrastruktur desa mengacu pada Peraturan Bupati Bogor Nomor 69 Tahun 2022. Sasaran utama bantuan ini adalah pembangunan dan perbaikan jalan desa, poros dusun, jembatan desa, serta fasilitas pendukungnya. Namun, jika kebutuhan dasar tersebut sudah terpenuhi, maka dana dapat dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur lainnya seperti jalan lingkungan, sanitasi, MCK, sentra ekonomi, menara telekomunikasi, dan kantor desa.
Besaran bantuan keuangan yang dapat diajukan oleh setiap desa berkisar antara Rp200 juta hingga Rp1 miliar. Pencairan dana dilakukan dalam dua tahap, di mana tahap pertama sebesar 60% dari total pengajuan akan dicairkan terlebih dahulu. Tahap kedua dapat diajukan setelah realisasi tahap pertama mencapai 75% dan laporan pertanggungjawaban telah disampaikan.
Berdasarkan data yang dipaparkan, realisasi bantuan keuangan infrastruktur desa di Kabupaten Bogor selama tiga tahun terakhir (2021-2023) mencapai lebih dari 98%. Hal ini menunjukkan keberhasilan pemerintah Kabupaten Bogor dalam mengelola dan menyalurkan bantuan tersebut. Beberapa kendala yang sering dihadapi desa dalam merealisasikan bantuan adalah kurang lengkapnya persyaratan administrasi dan keterlambatan dalam mengajukan usulan.
Dari hasil kunjungan kerja ini, diharapkan Pemerintah Kabupaten Sleman dapat mengadopsi praktik terbaik yang telah dilakukan oleh Kabupaten Bogor dalam pengelolaan bantuan keuangan infrastruktur desa. Dengan demikian, diharapkan kualitas infrastruktur desa di Kabupaten Sleman dapat terus ditingkatkan sehingga berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat.
