
Jumat (29/11/2024) – Dalam upaya meningkatkan kualitas pengelolaan RKPDes (Rencana Kerja Pembangunan Desa) dan BUMDes (Badan Usaha Milik Desa), Dinas Sosial Kabupaten Jepara melakukan studi banding ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan Kabupaten Sleman. Kunjungan yang dilakukan oleh 10 orang perwakilan dari Dinas Sosial Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Jepara ini bertujuan untuk menggali praktik terbaik dalam pengelolaan kedua aspek tersebut.
Rombongan disambut hangat oleh Kepala Bidang Administrasi, Keuangan dan Aset Kalurahan, Y. Purnama Kristiawan, M.I.P. , lalu dilanjutkan sambutan oleh Kepala Bidang PMD Kabupaten Jepara. Dalam sambutannya, Kepala Dinas Sosial bidang PMD Kabupaten Jepara menyampaikan harapannya agar dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai pengelolaan RKPDes dan BUMDes yang lebih efektif dan efisien.
Dalam penyampaianya, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kalurahan Kabupaten Sleman memaparkan berbagai langkah strategis yang telah dilakukan. Salah satunya adalah pembinaan yang intensif kepada desa-desa dalam penyusunan RKPDes, termasuk pemenuhan jadwal siklus dan pengelolaan sistem administrasi desa secara terintegrasi dengan sistem informasi Pemerintah Kabupaten Sleman.
Untuk BUMDes, Sleman juga memiliki program pembinaan yang komprehensif, mulai dari bimbingan teknis bagi pengurus BUMDes hingga pendampingan langsung. Keberhasilan BUMDes Puri Mataram yang berhasil meraih predikat Duta BUMDes Nasional menjadi bukti nyata dari keberhasilan program pembinaan tersebut.
Studi banding ini diharapkan dapat menjadi titik tolak bagi Kabupaten Jepara dalam mengembangkan BUMDes dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat desa. Dengan mengadopsi praktik terbaik dari Sleman, diharapkan Kabupaten Jepara dapat memiliki BUMDes yang lebih mandiri dan berkontribusi aktif dalam pembangunan desa.
